Peran Guru Pendidikan Agama Islam Terhadap Kedisiplinan Siswa di SMP Negeri 2 Balongan
DOI:
https://doi.org/10.31943/pedagogia.v5i2.142Keywords:
Peran, Guru PAI, KedisiplinanAbstract
Dalam proses pendidikan di sekolah figur guru merupakan pribadi kunci dan gurulah panutan utama dalam mendidikan anak didik, semua sikap dan perilaku guru akan dilihat, didengar, dan ditiru oleh anak didik, setiap perintah dan larangan akan dituruti anak didik karena sikap dan perilaku anak didik berada dalam lingkaran tata tertib atau peraturan sekolah. Oleh karena itu Seorang guru, terutama guru pendidikan agama Islam (PAI) tidak hanya bertugas untuk mentransfer dan membimbing untuk penguasaan ilmu pengetahuan saja, akan tetapi yang jauh lebih berat yaitu mengarahkan dan membentuk perilaku dan kepribadian yang baik terutama dalam hal kedisiplinan terhadap anak didiknya. Berdasarkan latar belakang peneliti tertarik untuk mengetahui “Peran Guru Pendidikan Agama Islam Terhadap Kedisiplinan Siswa di SMA Negeri 2 Balongan”. Sehingga peneliti dapat merumuskan masalah yang akan dikaji dalam penyusunan skripsi ini. Pertama, bagaimana strategi guru PAI dalam menanamkan kedisiplinan siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Balongan?. Kedua, bagaimana peran guru PAI dalam meningkatkan kedisiplinan siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Balongan? Penyusunan Skripsi ini dibuat untuk mengetahui bagaimana strategi dan peran guru PAI dalam menanamkan ataupun meningkatkan kedisiplinan siswa kelas VIII d SMP Negeri 2 Balongan Adapun Pendekatan yang digunakan pada penelitian adalah pendekatan kualitatif. Pendekatan kualitatif adalah penelitian yang berangkat dari teori menuju data dan berakhir pada peneriman atau penolakan terhadap teori yang digunakan. Jenis penelitian yang digunakan yakni metode penelitian kualitatif. Adapun kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa strategi guru PAI dalam menanamkan kedisiplinan siswa kelas VIII di SMPN 2 Balongan, yaitu melalui strategi pembiasaan, keteladanan, penegakan kedisiplinan, dan reward atau hadiah. Dengan strategi tersebut guru lebih mudah menanamkan kedisiplinan pada siswa. Selain itu peran guru PAI dalam meningkatkan kedisiplinan siswa kelas VIII di SMPN 2 Balongan, yaitu peran sebagai educator, tutor, pemimpin (learder), mentor, penasihat/motivator, dan evaluator. Dengan perannya tersebut guru sembari meningkatkan kedisiplin pada peserta didik ketika pembelajaran di kelas maupun dalam kegiatan dan di luar kelas.
References
Ali Imron, Manajemen Peserta Didik Berbasis Sekolah, (Jakarta: Bumi Aksara, 2011)
Agus Wibowo M.Pd dan Drs. Hamrin M. M.Pd, Menjadi Guru Berkarakter, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2012, hlm. 115
Hudiyono, Membangun Karakter Siswa, (Surabaya: Penerbit Erlangga, 2012)
Agus Zaenal Fitri, Pendidikan Karakter Berbasis Nilai dan Etika di Sekolah, (Yogyakarta: Ar-Russ Media, 2012)
Zakiyah Daradjat, Kepribadian Guru, (Jakarta: Bulan Bintang, 2000) Zuhairini, dkk, Metode Khusus Pendidikan Agama (Jakarta : Usaha Nasional,2004)
Wina sanjaya, Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan
(Jakarta: Kencana, 2009)
Prof Dr.H.E.Mulyasa, M.Pd. Manajemen Pendidikan Karakter/H.E.Mulyasa editor, Dewi Ispurwanti. Ed. 1.cet. 4.
Suharsimi Arikunto, 2000, Manajemen Pengajaran Secara Manusiawi, Jakarta: PT Rineka Cipta,
Suparman S.Gaya Mengajar Yang Menyenangkan Siswa,(Yogyakarta: Pinus book publisher, 2012)
Suharismi Arikunto, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik, (Jakarta: Rineka Cipta, 2014), hlm. 172.
Imam Wahyudi, Mengejar Frofesionalisme Guru (Jakarta: Prestasi Pustaka,
2012).
M. Ngaliman Purwanto, Administrasi dan Supervisi Pendidikan, (Bandung:
Rosdakarya, 1998)
Sardiman, Interaksi dan Motivasi Belajar – Mengajar, (Jakarta : Raja Grafindo Persada, 2011), h. 143.
E. Mulyasa, Menjadi Guru Profesional (Menciptakan Pembelajaran Kreatif dan Menyanangkan), (Bandung: Remaja Rosdakarya, 2013), cet. ke 12
Zuhairini, Metodologi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam, (Malang: UIN Press, 2004)
Zakiyah Darajat, Ilmu Pendidikan Islam, (Jakarta: PT. Bumi Aksara, 1996), cet. II, 262.
Usman, Strategi Guru PAI dalam Menamamkan Kedisiplinan Siswa di MAN 1 Buton Tengah, El-Idarah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 7(2), 2021, hal. 94
Novan Ardy Wiyani, Membumikan Pendidikan Karakter di SD, (Jogjakarta: Ar-Ruzz Media, 2013)
Deni Damayanti, Panduan Implementasi Pendidikan Karakter Di Sekolah, (Yogyakarta: Araska, 2014), 14.
Daryanto dan Surayatri, Implementasi Pendidikan Karakter di Sekolah, (Yogyakarta: Gava Media, 2013), 64-65.
Sapendi, “Internalisasi Nilai-nilai Moral Agama Pada Anak Usia Dini”, At- Turats, Vol 9 No 2 (Desember 2015), 27.
Agus Wibowo M.Pd dan Drs. Hamrin M. M.Pd, Menjadi Guru Berkarakter, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2012, hlm. 115
Ngalim Purwanto, Ilmu Pendidikan Teoritis dan Praktis, (Bandung: Remaja Rosda karya, 2011)
Mulyasa, E., Uji Kompetensi dan Penilaian Kinerja Guru, (Bandung: PT Remaja Rosdakarya,
Zakiah Daradjat, Ilmu Pendidikan Islam, (Jakarta: PT. Bumi Aksara, 1992), cet. I.
Maimun, Kiat Sukses Menjadi guru Halal, (Mataram: (LEPPIM) IAIN Mataram, 2015).
Rusman. 2016. Model-ModelPembelajaran mengembangkan profesionalisme guru. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
Zubaedi, Desain pendidikan karakter, .(Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2006),1
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Lisa Imroatul Jannah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra



